---:::SIGMA KOMPUTER MITRA PROFESIONAL SOLUSI SERVICE KOMPUTER / LAPTOP ANDA HUB WA: 0812 9304 3286:::----

Minggu, 28 Desember 2025

Bencana Hidrometeorologi Terjang Gayo Lues: 28 Sekolah Dilaporkan Rusak Parah



BLANGKEJEREN
– Cuaca ekstrem yang melanda wilayah Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa hari terakhir memicu bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang dan tanah longsor. Dampak dari musibah ini dilaporkan sangat masif, terutama pada sektor pendidikan, di mana sebanyak 28 bangunan sekolah mengalami kerusakan.


Kronologi dan Dampak Kerusakan

Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan tersebut menyebabkan debit air sungai meluap dan memicu pergerakan tanah di sejumlah titik. Berdasarkan data sementara dari Dinas Pendidikan setempat, kerusakan tersebar di beberapa kecamatan, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat.

Kerusakan yang dialami meliputi:

  • Ruang Kelas Terendam Lumpur: Material tanah dan batu masuk ke dalam ruang belajar, merusak furnitur dan fasilitas sekolah.

  • Pagar dan Bangunan Roboh: Beberapa sekolah mengalami kerusakan struktural akibat hantaman material longsor.

  • Fasilitas Pendukung Hancur: Laboratorium, perpustakaan, dan ribuan buku pelajaran dilaporkan rusak terkena air dan lumpur.

Langkah Darurat Pemerintah

Pemerintah Kabupaten Gayo Lues melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas Pendidikan terus melakukan pendataan validasi di lapangan.

"Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan siswa dan guru. Kami sedang mengupayakan skema belajar darurat agar proses pendidikan tidak terhenti total, meskipun infrastruktur kami sedang lumpuh," ujar salah satu pejabat daerah setempat.

Pihak berwenang juga menghimbau warga dan pihak sekolah untuk tetap waspada, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat masih akan terjadi dalam sepekan ke depan.

Upaya Pemulihan

Saat ini, warga sekolah bersama personil TNI/Polri mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa material longsor di sekolah yang masih mungkin diselamatkan. Pemerintah diharapkan segera menurunkan dana darurat untuk rehabilitasi gedung agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal pada semester mendatang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar