---:::SIGMA KOMPUTER MITRA PROFESIONAL SOLUSI SERVICE KOMPUTER / LAPTOP ANDA HUB WA: 0812 9304 3286:::----
Tampilkan postingan dengan label Dinas Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dinas Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Desember 2025

Dari Petani Menjadi Pemilik Brand

 Masa depan pendidikan di Gayo Lues diprediksi akan menjadi perpaduan unik antara teknologi canggih (High Tech) dan spiritualitas yang mendalam (High Holy). Sebagai daerah yang memiliki kekayaan alam luar biasa (kopi dan sere wangi) serta identitas religius yang kuat, Gayo Lues berpotensi menjadi model pendidikan berbasis potensi daerah di Indonesia.

Berikut adalah gambaran wajah pendidikan Gayo Lues di masa mendatang:

1. Transformasi Vokasi: "The Coffee & Atsiri Academy"

Di masa depan, sekolah-sekolah di Gayo Lues tidak hanya mengajarkan teori umum, tetapi menjadi pusat keunggulan industri kopi dan minyak atsiri.

  • Kurikulum Precision Roasting: Siswa SMK akan belajar menggunakan teknologi AI untuk menentukan profil roasting terbaik (seperti yang terlihat pada mesin roasting SWAT COFFEE Anda). Mereka akan menjadi ahli yang dicari oleh industri kopi global.

  • Laboratorium Distilasi Modern: Pendidikan kimia dan biologi akan dipraktikkan langsung di laboratorium penyulingan sere wangi untuk menghasilkan varian produk turunan seperti parfum kelas dunia dan farmasi.

2. Konsep "Hafiz Scientist": Integrasi Agama dan Sains

Identitas "Negeri 1000 Hafiz" akan berevolusi. Lulusan Gayo Lues di masa depan bukan hanya penghafal Al-Qur'an, tetapi juga ahli di berbagai bidang sains.

  • Pendidikan Berbasis Karakter: Filosofi keikhlasan dalam beramal (seperti pesan dalam "Aku dan Surga") akan diintegrasikan ke dalam sistem evaluasi siswa, di mana etika dan kejujuran memiliki bobot yang sama dengan nilai akademik.

  • Digital Dayah: Santri akan menguasai bahasa pemrograman dan data sains di sela-sela waktu menghafal, memungkinkan mereka untuk berdakwah melalui platform digital global.

3. Sekolah Hijau Berbasis Ekosistem Leuser

Mengingat letaknya di jantung Kawasan Ekosistem Leuser (KEL), pendidikan masa depan akan berfokus pada kelestarian lingkungan.

  • Outdoor Classroom: Hutan dan kebun kopi akan menjadi ruang kelas utama untuk mempelajari biodiversitas, perubahan iklim, dan ekonomi hijau.

  • Ekowisata Edukasi: Sekolah akan melatih generasi muda menjadi pengelola ekowisata yang mampu menjelaskan pentingnya menjaga paru-paru dunia kepada turis internasional.

4. Konektivitas Digital Tanpa Batas (Hybrid Learning)

Meskipun berada di daerah pegunungan, isolasi geografis tidak lagi menjadi penghalang.

  • Kampus Satelit: Gayo Lues akan memiliki pusat pembelajaran jarak jauh yang terhubung dengan universitas-universitas terbaik dunia. Anak-anak Blangkejeren bisa mengikuti kuliah dari profesor di luar negeri secara real-time melalui teknologi VR (Virtual Reality).

  • High-Speed Internet di Pelosok: Akses informasi yang setara antara siswa di pusat kota dengan siswa di desa-desa terpencil seperti Pining atau Terangun.

5. Entrepreneurship: Dari Petani Menjadi Pemilik Brand

Pendidikan akan diarahkan untuk menciptakan mentalitas pengusaha, bukan hanya pekerja. Siswa akan diajarkan cara membangun brand sendiri (seperti SWAT COFFEE), manajemen rantai pasok, hingga teknik pemasaran digital untuk menembus pasar internasional secara mandiri.

Kesimpulan: "Pendidikan yang Membumi namun Melangit" Pendidikan Gayo Lues di masa depan akan membumi karena berpijak pada kekayaan kopi dan sere wangi, namun tetap melangit karena standar kualitas teknologi dan kedalaman nilai spiritualnya. Generasi mendatang Gayo Lues akan dikenal sebagai individu yang terampil secara teknis, melek digital, namun tetap memiliki kerendahan hati dan ketulusan hati dalam berkarya.

Kurikulum Berbasis Potensi Lokal (Vokasi Kopi) wacana memajukan pendidikan gayo lues dimasa mendatang

 Membentuk pendidikan yang maju di Gayo Lues memerlukan strategi yang mengintegrasikan kekayaan alam (kopi), nilai religius (tahfidz), dan teknologi modern. Mengingat kondisi geografisnya yang merupakan daerah pegunungan, Gayo Lues memiliki peluang unik untuk menjadi pusat pendidikan berbasis agrikultur dan karakter di Aceh.

Berikut adalah 5 pilar strategis untuk memajukan pendidikan di Gayo Lues:


1. Digitalisasi Pendidikan di Daerah Terpencil

Untuk mengatasi hambatan geografis, akses internet dan literasi digital harus menjadi prioritas.

  • Penyediaan infrastruktur: Membangun titik Wi-Fi publik di desa-desa untuk mendukung pembelajaran daring.

  • Smart Classroom: Mengintegrasikan platform pembelajaran digital di sekolah-sekolah untuk menghubungkan siswa Gayo Lues dengan pengajar ahli dari luar daerah.

2. Kurikulum Berbasis Potensi Lokal (Vokasi Kopi)

Gayo Lues adalah penghasil kopi dunia. Pendidikan harus selaras dengan ekonomi daerah agar lulusannya mampu memajukan industri lokal seperti SWAT COFFEE.

  • SMK Perkopian: Membuka jurusan khusus yang mempelajari rantai pasok kopi dari hulu ke hilir (agroteknologi, teknik mesin roasting, hingga manajemen bisnis internasional).

  • Lab Riset Kopi: Kolaborasi antara sekolah menengah dengan Universitas Syiah Kuala (USK) di Gayo Lues untuk meneliti kualitas biji kopi.

3. Integrasi Karakter dan Sains (Modernisasi Dayah)

Melanjutkan identitas "Negeri 1000 Hafiz", pendidikan maju di Gayo Lues tidak boleh meninggalkan akar religiusnya, tetapi harus diperkaya dengan sains.

  • Dayah Entrepreneur: Mengajarkan santri tidak hanya menghafal Al-Qur'an, tetapi juga keterampilan teknis (coding,

Sejarah pendidikan di Gayo Lues

 Sejarah pendidikan di Gayo Lues mencerminkan perjalanan panjang dari sistem tradisional berbasis agama hingga modernisasi pendidikan tinggi. Berikut adalah rangkuman sejarah pendidikan di wilayah berjuluk "Negeri 1000 Hafiz" tersebut:

1. Masa Tradisional (Sebelum Abad ke-20)

Sebelum masuknya pengaruh kolonial, pendidikan di Gayo Lues berpusat pada lembaga keagamaan tradisional:

  • Meunasah dan Dayah: Menjadi institusi utama tempat masyarakat belajar membaca Al-Qur'an, ilmu tauhid, dan ibadah.

  • Kekeberen: Pendidikan informal melalui penuturan legenda dan nilai-nilai adat oleh orang tua kepada generasi muda untuk membentuk karakter dan pengetahuan lokal.

2. Masa Kolonial Belanda (1904 – 1942)

Setelah Belanda menguasai Gayo Lues pada tahun 1904, sistem pendidikan formal mulai diperkenalkan:

  • Volkschool (Sekolah Rakyat): Belanda mendirikan Sekolah Desa (3 tahun) di pusat-pusat pemerintahan seperti Blangkejeren. Tujuannya adalah untuk mencetak tenaga administrasi rendah.

  • Perguruan Islam Menengah (PIM): Salah satu tonggak pendidikan Islam modern di Gayo Lues adalah berdirinya PIM yang dipelopori oleh tokoh lokal bernama Sabaruddin Aman Manis.

  • Masuknya Muhammadiyah: Pada akhir 1930-an (sekitar tahun 1937), organisasi Muhammadiyah mulai masuk ke Gayo Lues dan kemudian mengambil alih pengelolaan PIM untuk memperluas akses pendidikan berbasis Islam modern.

3. Masa Pendudukan Jepang (1942 – 1945)

Pendidikan di masa ini mengalami perubahan orientasi:

  • Kokumin Gakko: Sekolah-sekolah Belanda diubah menjadi Sekolah Rakyat 6 tahun. Kurikulum difokuskan pada kepentingan perang dan pelatihan fisik (militer).

  • Tokoh Terdidik: Banyak pemuda Gayo Lues hasil didikan militer Jepang (seperti Bahrin, Zakaria, dan Maat) yang kelak berperan dalam mempertahankan kemerdekaan saat Agresi Militer Belanda.

4. Masa Kemerdekaan dan Orde Baru

Pasca-kemerdekaan, Gayo Lues masih menjadi bagian dari Kabupaten Aceh Tengah, namun pembangunan sekolah formal terus berkembang:

  • Sekolah Menengah Atas Pertama: SMA Negeri 1 Blangkejeren merupakan SMA tertua di Gayo Lues, didirikan secara resmi pada 13 Juli 1981. Sebelum sekolah ini ada, pelajar Gayo Lues harus pergi ke Takengon atau Medan untuk melanjutkan pendidikan menengah.

  • Dayah Terpadu: Pada tahun 1990-an, mulai muncul dayah dengan sistem modern (terpadu), seperti Dayah Darul Mukhlisin di Burnijimet (1990).

5. Era Otonomi Daerah (2002 – Sekarang)

Pemisahan Gayo Lues menjadi kabupaten sendiri pada tahun 2002 memicu akselerasi pendidikan:

  • Pemerataan Sekolah: Pembangunan SD, SMP, dan SMA diperluas hingga ke kecamatan-kecamatan terpencil.

  • Pendidikan Tinggi: Sejarah baru tercipta dengan hadirnya PSDKU Universitas Syiah Kuala (USK) di Gayo Lues (sekarang menjadi kampus mandiri USK Gayo Lues) yang menawarkan berbagai program studi seperti Kehutanan, Agroteknologi, dan Pendidikan Biologi.

  • Negeri 1000 Hafiz: Pemerintah daerah meluncurkan program unggulan untuk mencetak ribuan penghafal Al-Qur'an melalui dukungan bagi pondok pesantren dan dayah di seluruh wilayah, mempertegas identitas Gayo Lues sebagai pusat pendidikan religius di Aceh.

Sejarah ini menunjukkan bahwa Gayo Lues berhasil mempertahankan nilai-nilai religius tradisionalnya sembari beradaptasi dengan sistem pendidikan modern demi kemajuan sumber daya manusia di dataran tinggi tersebut.

Rabu, 05 November 2025

Tujuan, Sasaran, Tata Nilai Kemendikbudristek

 

Tujuan Kemendikbudristek pada 2020-2024

  • Mewujudkan pendidikan yang relevanberkualitas tinggimerata dan berkelanjutan, didukung oleh infrastruktur dan teknologi.
  • Mewujudkan pelestarian dan pemajuan kebudayaan serta pengembangan bahasa dan sastra.
  • Mengoptimalkan peran serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung transformasi dan reformasi pengelolaan pendidikan dan kebudayaan.

Sasaran Kemendikbudristek pada 2020-2024

  1. Meningkatnya pemerataan layanan pendidikan bermutu di seluruh jenjang.
  2. Meningkatnya kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan di seluruh jenjang.
  3. Menguatnya karakter peserta didik.
  4. Meningkatnya pemajuan dan pelestarian bahasa dan kebudayaan.
  5. Menguatnya tata kelola pendidikan dan kebudayaan yang partisipatiftransparan, dan akuntabel.

Tata Nilai Kemendikbudristek

  • Integritas
  • Kreatif dan Inovatif
  • Inisiatif
  • Pembelajar
  • Menjunjung Meritokrasi
  • Terlibat Aktif
  • Tanpa Pamrih

Misi Kemendikbudristek

 

Misi

  1. Mewujudkan pendidikan yang relevan dan berkualitas tinggimerata dan berkelanjutan, didukung oleh infrastruktur dan teknologi.
  2. Mewujudkan pelestarian dan pemajuan kebudayaan serta pengembangan bahasa dan sastra.
  3. Mengoptimalkan peran serta seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung transformasi dan reformasi pengelolaan pendidikan dan kebudayaan.

Visi KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

 

Visi

"Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mendukung Visi dan Misi Presiden untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global."

Sabtu, 06 September 2025

tutorial simtun

 Untuk mendapatkan tutorial SIMTUN, Anda harus login ke situs resmi Info GTK menggunakan akun Anda untuk memeriksa status tunjangan, terutama untuk konfirmasi data rekeningTutorial spesifik untuk penggunaan SIMTUN bervariasi tergantung pada fitur yang ingin diakses (seperti pembaruan data, konfirmasi rekening, atau melihat status SKTP), tetapi umumnya melibatkan login, navigasi menu, dan melakukan tindakan seperti konfirmasi data rekening dan melihat rekap data guru. 

Langkah-langkah Umum Menggunakan SIMTUN:
  1. Akses Laman Resmi: Kunjungi laman resmi Info GTK yang disediakan oleh Kemendikbudristek. 
  2. Login: Masuk ke sistem menggunakan akun yang telah terdaftar. 
  3. Navigasi Menu: Cari menu yang relevan dengan tujuan Anda, misalnya untuk memeriksa data kelulusan atau data rekening. 
  4. Filter Data (Jika Perlu): Untuk melihat data seperti rekap guru yang lulus sertifikasi PPG, gunakan filter wilayah untuk menemukan data sesuai wilayah Anda. 
  5. Lakukan Tindakan: Lakukan tindakan yang diinginkan, misalnya:
    • Konfirmasi Rekening: Untuk mengonfirmasi kepemilikan dan keaktifan rekening, pilih pilihan yang sesuai dan tekan tombol "Konfirmasi Kepemilikan Rekening". 
    • Cek Status SKTP: Anda bisa memeriksa status SKTP untuk melihat data yang akan digunakan dalam penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi. 
Tips Tambahan:
  • Periksa Video Tutorial:
    Cari video tutorial resmi di YouTube yang spesifik mengenai fitur yang Anda butuhkan, seperti video tentang konfirmasi rekening gaji, karena ini bisa memberikan panduan visual yang lebih jelas.
  • Perhatikan Edaran Terbaru:
    Untuk informasi mengenai validasi dan pengolahan data, perhatikan edaran terbaru dari Ditjen GTK yang sering dirilis melalui kanal resmi atau YouTube. 

aplikasi yang dibutuhkan simtun

 Aplikasi yang dibutuhkan untuk SIMTUN (Sistem Informasi Manajemen Tunjangan) adalah Dapodik (Data Pokok Pendidikan) dan SIM-SDM/SIMBar (Sistem Informasi Manajemen Pembayaran Tunjangan) serta Info GTK untuk guru, karena SIMTUN terintegrasi dengan Dapodik untuk validasi data guru dan menggunakan SIMBar untuk proses pembayaran, sementara Info GTK digunakan guru untuk mengecek status tunjangan mereka. 

Berikut penjelasan lebih lanjut mengenai aplikasi-aplikasi tersebut:
  • Dapodik (Data Pokok Pendidikan):
    Ini adalah basis data utama yang menyimpan informasi lengkap tentang guru, sekolah, siswa, dan rombongan belajar. SIMTUN mengacu pada data yang sudah divalidasi di Dapodik untuk memastikan guru yang bersangkutan memenuhi kriteria penerima tunjangan profesi. 
  • SIMBar (Sistem Informasi Manajemen Pembayaran Tunjangan):
    Setelah data diverifikasi melalui SIMTUN dan validasi di Dapodik, proses pembayaran tunjangan dilakukan melalui aplikasi ini. 
  • Info GTK:
    Aplikasi ini adalah portal bagi guru untuk mengakses langsung informasi terkait tunjangan profesi mereka, termasuk status validasi data dan hasil kelulusan sertifikasi, demikian dilansir Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan - Kabupaten Sidoarjo. 
Bagaimana aplikasi-aplikasi ini bekerja sama:
  1. 1. Input Data
    : Data guru, sekolah, dan lainnya diinput dan diperbarui di Dapodik oleh operator sekolah. 
  2. 2. Validasi Data:
    Data yang telah masuk ke Dapodik kemudian divalidasi dan diolah di SIMTUN untuk memastikan guru memenuhi syarat menerima tunjangan. 
  3. 3. Pengecekan Status:
    Guru dapat memeriksa status data mereka, termasuk hasil validasi dan kelulusan sertifikasi, melalui portal Info GTK. 
  4. 4. Penerbitan SK dan Pembayaran:
    Berdasarkan data yang sudah divalidasi, SK (Surat Keputusan) pembayaran tunjangan diterbitkan melalui SIMTUN dan kemudian diproses pembayarannya di aplikasi SIMBar. 

Sabtu, 25 Januari 2025

Aplikasi bidang pendidikan dasar dinas pendidikan

 Berikut beberapa contoh aplikasi bidang pendidikan dasar dinas pendidikan:

  • Sikaya
    Aplikasi Sistem Informasi Kelas Maya yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kota Bandung. Aplikasi ini dapat digunakan oleh guru, peserta didik, kepala sekolah, dan lainnya. 
  • One Click Service
    Aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk memudahkan layanan dinas pendidikan. 
  • Aplikasi Dapodik
    Aplikasi yang dapat digunakan untuk mengelola data peserta didik. 
  • SIKU
    Aplikasi Sistem Informasi Keuangan yang dapat digunakan oleh dinas pendidikan. 
  • SIMPERJADIN
    Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perjalanan Dinas yang dapat digunakan oleh dinas pendidikan. 
  • TNDE
    Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik yang dapat digunakan oleh dinas pendidikan. 
  • SIMDESA
    Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Desa/Kelurahan yang dapat digunakan oleh dinas pendidikan. 
Selain itu, ada juga aplikasi untuk membuat kelas digital seperti Kahoot, Google Classroom, Microsoft Teams, LMS Canvas, Quora, Open Study, dan Lectora. 

Aplikasi yang digunakan dinas pendidikan 2025

 Aplikasi yang digunakan dinas pendidikan antara lain: 
  • SIKU (Aplikasi Sistem Informasi Keuangan)
  • SIMPERJADIN (Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Perjalanan Dinas)
  • TNDE (Aplikasi Tata Naskah Dinas Elektronik)
  • SIMDESA (Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Desa / Kelurahan)
  • SIMPLD (Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Disabilitas)
  • SMES (Aplikasi Sistem Manajemen Ekstrakurikuler Sekolah)
Selain itu, Kemendikbudristek juga memiliki beberapa aplikasi resmi, seperti: 
  • belajar.id
  • SIMPKB (Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Profesional Berkelanjutan)
  • Rapor Pendidikan
  • Merdeka Mengajar
  • TanyaBOS
  • Rumah Belajar
APLIKASI DINAS PENDIDIKAN

  • EKAS. Sistem Informasi Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah.
  • SIAP. Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan.
  • EKP. Sistem E-Kinerja Pendidik.
  • KJP. Kartu Jakarta Pintar Plus.
  • OCS. One Click Service #DARIRUMAHAJA.
  • SIDADO. ...
  • E-INSTRUMEN HOME LEARNING. ...
  • SIDANIRA.